Anjasmara:raden damar wulan betapa sukanya hati saya .kalau raden turut berperang Damar wulan;saya sekarang tukang kuda,bukan di titahkan membela negara
Anjasmara:tetpi tuan berpangkat kesatria
Damar wulan:raden anjeng anjasmara,jikalauterjadi penghinaan kastanegeri pun runtuh tidak tertolong
Anjasmara:perkataan tuan benar sekali
Damar wulan;MENGAPA GUSTI KALAU BEGITU menghinakan pekerjaan hamba
Anjasmra:aku ingin melihat kekasihku jadi pahlawan gagah berani
Damar wulan:tidaklah patut tukang kuda jadi kekasih anjasmra,putri patih maja pahit
Anjasmara:yang kucintai damar wulan bukan pekerjaannya saat ini
Damar wulan:gusti saya disuruh ke majapahit untuk jadi hamba pamanku
Anjasmara:jikalau patih buas danganas tidak mengindahkan keperluan rakyat
Damar wulan :haruslah raja mengganti dia
Damar wulan:jikalaun raja seperti patihnya
Anjasmara:jadi engkau mnurut perintahnya,mengfapa tuan mau menuruti titah patih
Damar wulan:anjasmara paman tidak patut kau cela
Anjasmara:biarpun dia tidak adil?
Damar wulan(setelah termenung) dengar anjasmara ,kekesih jiwa ku ,mengapa aku mau begini .karena aku ingintau teruskah gerangan paman ku seperti itu
(damar wulan pergi masuklah layang setera dan layang kuwitir)
Layang setera:adinda anjasmara aku melihat engkau berbicara dengan damar?
Anjasmara:apaslahnya aku berbicara dengan sepupuku /
Layang setera:danar wulan tukang kuda tidak lebih dri itu
Anjasmara:damar wulan kesatria juga
Layang setera:anjas mara engkau sudah kena pikat
(keduanya berjalan terus .sebentar setelah itu terlihat sabda palon dan naya genggong)
Anjasmara :tunggu sebentar ,aku hendak minta bantuan?
Sabda palon;asal jangan di suruh bertinju ,kami suka menolong gusti
Naya genggong :memang si sbda orang penakut .
Sabda palon :si naya menyangka ia seorang pahlawan
Anjasmara:aku ingin kamu membujuk tuanmu supaya ikut berperang ,melawan wira bumi .
Sabda palon :kami sudah bosan berperang .
Naya genggong :kamu takut .,rebah sekali melihat muka menek jingga
Anjasmara :apa arti perkataanmu ? apakah kau sudah meliha adipati wirabumi
Sabda palon:kami turut melewan dia
Naya genggong :jangan percaya gusti akan perkataanya .ia mengikuti di belakang sekali
Sabda palon :naya ,aku teringat akan perinth supaya kita tidak boleh menceritakan jikalau kita pernah iut berperang
Anjasmara;tidak mengapa .sabda palon aku cinta kepada tuanmu
Sabda palon;tuanku beruntung mendapat gustiberakhir sudah duka citanya
Anjasmara:apa arti perkataanmu
Sabda palon :waktu kami di paluh hamba .tuanku sering bersedih penghabisanya ia tak pernah tertawa lagi
Naya genggong :sesekali ia seperti gila
Sabda palon :dikatakannya ia melihat wisnu
Anjasmara:sudah cukup ceritamu ,hatiku bias menambahhanya ,karena aku cinta kan tuan mu
Sabda palon:kami berteu dengan isykar saat mau ke majapahit
Naya genggong:kepandaiaya berperang kelihatan sekarang
Sabda palon:ia selalu di muka isykar
Naya genggong:sabda palon di belakang sekali
Anjasmara;berjuanglah ia bersama dengan kesatria gaja mada ,pahlawan yang hilang entah ke mana
Sabda palon:itulah namany di paluh amba antara gembala dan orang tani .
Anjasmara:dammar wulan raden gajah ?sungguh hatiku tidak salah memilih dewa jumjunganya naya gengong :pasangan jiwa raden ajeng dating
Sabda palon; janga bilang kami bercerita tentang dirinya kepada gusti .
Naya genggong;jika ia bertanya ,bilang saja bertanya bagaimana cara membuat kue apem
(keduanya pergi kea rah laying setera serta saudaranya ke luar )
Anjas mara :kakanda dammar wulan sungguh aku bukan perempuan jika tak mengerti perasaan u.
Dammar wulan ; : akan bertambah kesengsaraan rakyat . menak jingga bersifat raksasa .jika ia mengetahu hal ini
Anjasmara :kita akan berbahagia dan hatimu akan damai . bawa aku ke paluh amba
Dammar wulan :aku tadi seperti mengukir seperti menjalankan kewajibanku
Anjasmara:damar wulanaku tidak bertanya lagi .hanya tau mencintaikanda
(lampu padam ,dan menyala kembali ,kelihatan damar wulan menghadap batara wisnu )
Batara wisnu :ketahuilah damar wulan ,bahwa dalam dunia jasmanimengalir kehidupan lakukanlah kewajibanmu dengan hati teduh tenang
Dammar wulan : kewajibanku jadi pembunuh?
Wisnu:kalau orang kelaparan ,apakah dulu egkau berikan ?berbicarakah engkau tentang budi? Kamawijaya:dammar wulan ,rahasia alam telah terbukakepada mat jantung hatimu
Dammar wulan :paduka batara kama wijaya ,taulah hamba maksud tuan ,.sadarlah hamba akan kekurangan ,dalam dasar jiwa sukma ku
Ratih:perasaa tuan akan tetap serta akan bertambah subur disinari cinta anjas mara
(lampu padam dan kembali terang kelihatan dammar wulan dan anjasmara seperti mulanya berpegangan)
Anjasmara:mengapa kakanda termenung saja .
Dammar wulan:sebab dinda kupeluk sekarang ,serasa terbuka hati dunia .aku berangkat ke wirabumi ,moga –moga kembali ke hadapan adinda
Anjasmara:semuanya baik di mata adinda, apa yan baik di mata kkanda
Dammar wulan :aku mendengar di bangsal witana majelis mahkota duduk bersidang
Anjasmara:dama wulan aku ingin melihat tuan jadi pahlwan sejati dan menolong majapahit